Mempertanyakan Tahun 2009


2009e5b9b4e5b9b4e8b380e78ab6e38387e383bce382bfHemat saya mempertanyakan bukan berarti pesimis. Pertanyaan adalah sebuah kritikan yang dilontarkan kepada pemerintah kita untuk lebih serius menangani beberapa permasalahan yang sedang dihadapi oleh rakyat. Pasalnya dengan meninggalkan tahun lama menuju tahun baru, apakah kondisi negeri ini akan membaik? Atau hanya sebuah pergeseran dan pergantian tahun semata seperti tahun-tahun sebelumnya? Mengingat pemerintah masih belum serius menangani berbagai permasalahan penderitaan rakyat di era modern ini. Atau memang pemerintah tidak kredibel dalam menangani masalah-masalah besar yang ada di negeri ini. Dan pihak pemerintah masih layak dituding untuk mempertanggung jawabkan masa depan negeri ini.

Di dalam sebuah diskusi rutin beberapa bulan lalu. Peserta diskusi berasal dari berbagai Universitas. Dalam diskusi itu hampir semua peserta menuding pemerintah sebagai kelompok yang bertnggung jawab mutlak masa depan negeri ini. Mengingat negeri tercinta ini sejak kemerdekaan belum mampu keluar dari berbagai permasalahan sosial. Di sela-sela diskusi, ada seorang teman justru malah menggugat peserta-peserta lain yang selalu menyalahkan pemerintahan kita, don’t always blame our government? Begitulah gugatan dari seorang teman dengan menggunakan bahasa inggris, setelah itu dia memberikan alasan-alasan rasional.

Kita mencoba mencermati masalah-masalah besar di negeri ini seperti kemiskinan, HAM, Korupsi, bencana alam, kriminal dll. Memang benar untuk keluar dari kemelut tidak semudah membalikan tangan. Atau mengucapkan bin salabin, maka masalah-masalah akan segera selesai. Kita perlu kerja keras dan tetap optimis tetap berusaha keluar dari masalah-masalah besar di negeri ini. Kira-kira begitulah sanggahan pemerintah. Tetapi sampai kapan kebutuhan perut rakyat terpenuhi? Apakah rakyat masih diminta sabar dan selalu mendengarkan baik-baik janji-janjji manis para pilitisi? Padahal tetangga kita Malaysia sudah meninggalkan jauh, bahkan sudah bisa disetarakan terhadap negara-negara maju. Mengingat negeri itu, 20 tahun yang lalu mengadopsi guru dari Indonesia. Justru kita malah yang tertinggal.

Masalah-masalah besar
Masalah-masalah besar sampai saat ini masih menghantui rakyat Indonesia dari Sabang sampai Merauke. Sejak reformasi, media kita mempunyai kebebasan seluas-luasnya. Mengingat di era Suharto posisi media hanya sebagai corong pemerintahan. Saat ini media mempunyai wilayah kebebasan bahkan kebebasan media hampir tidak terkontrol lagi. Mayoritas program-program media masih berorientasi rating dan bisnis, namun ada juga beberapa program yang sudah bagus. mengingat posisi media yang sangat strategis sebagai alat kontrol dan mempunyai tugas moral yaitu memberikan edukasi kepada rakyat. Diwilayah HAM, kita masih mempertanyakan kinerja pemerintah. Kasus munir sampai saat ini masih belum terselesaikan. Korupsi masih dianggap sebagai warisan nenek moyang. Koruptor-koruptor kelas kakap masih berkeliaran di negeri ini. Walaupun sebagian kecil sudah tertangkap tetapi hemat saya itu masih jauh dari kepuasan. Kriminal masih saja menghiasi televisi kita seperti pembunuhan, pencurian, pelecehan sexual dan penggusuran. Kemiskinan masih juga menjadi penyakit negeri ini, hampir sebagian rakyat bisa dikategorikan sebagai orang miskin, bahkan masyarakat berlomba-lomba mendapatkan stigma miskin supaya mendapatkan bantuan langsung tunai (BLT). Sedangkan bencana alam masih saja membayang-bayangi negeri ini. Kita masih ingat tsunami di Aceh, Gempa di Jogja, dan bencana-bencana lainnya yang melanda negeri ini.

Melihat masalah-masalah besar di atas, seolah-olah negeri ini tidak henti-hentinya mendapatkan masalah. Di tahun 2009 ini, kita berharap, negeri ini bisa keluar dari semua kemelut dan masalah-masalah besar. Mengingat di tahun ini, pesta demokrasi segera digelar untuk memilih para wakil rakyat dan presiden yang akan menuntun kita 5 tahun kedepan. Selamat Tahun Baru!!!

ROSIT

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s